MAKALAH
MENEJEMEN DAN STRUKTUR ORGANISASI LABORATORIUM
SERTA TATA KERJA NYA
Disusun Oleh :
Nama : ALBERT FERNANDO PUTRA JEFRY
NISN : 9992573215
Kelas : XI Perawat Kesehatan 4
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1
MURUNG PUDAK
PROGRAM KEAHLIAN KEPERAWATAN
TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur terhadap TUHAN YANG MAHA
ESA dan Anugrah nya sehingga saya bisa membuat makalah ini yang berjudul
“Menejemen dan struktur laboratorium serta tata kerja nya”.
Makalah ini di tujukkan untuk ilmu produktif keperawatan agar siswa
/ siswa bisa memahami tentang Menejemen
dan struktur laboratorium serta tata kerja nya yang di pergunakan saat seorang
perawat ada di ruang laboratorium.
Kami mengucapkan terima kasih kepada
:
EDDY WIBOWO, S.Kep. Ners
Selaku menjadi pembina dalam makalah
yang saya buat, juga kepada semua pihak yang telah banyak membantu terselesai nya makalah ini.
Penulis menyadari bahwa tulisan dan
penyusunan berikut ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu sumbang saran
untuk perbaikan dari semua pihak sangat di harapkan agar dapat susunan nya yang
lebih sempurna pada periode berikut nya.
Semoga bermanfaat bagi siswa / siswi semua.
Tabalong, 21 September 2014
Penulis
DAFTAR ISI
Cover ............................................................................................................. i
Kata
Pengantar................................................................................................ ii
Daftar
isi.......................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang...................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
manajemen laboratorium .................................................... 3
B. Manajemen laboratorium...................................................................... 4
C. Rincian
kegiatan masing-masing ........................................................ 4
D. Organisasi
laboratorium ....................................................................... 4
E. Tata kerja laboratorium dan cara-cara yang baik..................................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .......................................................................................... 9
B. Daftar pustaka ..................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Laboratorium atau
Laboratory pada kamus Webster’s, yaitu A building or room in
which scientific experiments are conducted, or where drugs, chemicals explosives
are tested or compounded. Pada kamus Oxford,
Laboratory: room or building used for scientific experiments,
research, testing, etc esp in chemistry… language. (Hornby, 1985).
Pada Wikipedia, Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah,
eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium
biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan
tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan
menurut disiplin ilmunya, misalnya laboratorium fisika,
laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer,
dan laboratorium bahasa. (Wikipedia, 2007). Pada SPTK-21 dikemukakan
Laboratorium merupakan tempat untuk mengaplikasikan teori keilmuan,
pengujian teoritis, pembuktian uji coba, penelitian, dan sebagainya
dengan menggunakan alat bantu yang menjadi kelengkapan dari fasilitas
dengan kuantitas dan kualitas yang memadai (Depdiknas, 2002).
Dalam Melaksanakan Kegiatan harian,
laboratorium Patologi Klinik dipimpin oleh seorang kepala laboratorium yang
bertanggung jawab langsung kepada Dekan FKUB. Kepala Laboratorium dibantu oleh
staf administrasi umum dan akademik, tenaga laboratorium, dan Penanggung Jawab
Pendidikan. Pengelolaan Laboratorium (Laboratory Management) adalah usaha untuk
mengelola Laboratorium. Bagaimana suatu Laboratorium dapat dikelola dengan baik
sangat ditentukan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan satu dengan yang
lainnya. Beberapa alat-alat lab yang canggih, dengan staf propesional yang
terampil belum tentu dapat beroperasi dengan baik, jika tidak didukung oleh
adanya manaJemen Laboratorium yang baik. Oleh karena itu manajemen lab adalah
suatu bahagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan Laboratorium. Suatu
manajemenlab yang baik memiliki sistem organisasi yang baik, uraian kerja (job
description) yang jelas, pemanfaatan fasilitas .yang efektif, efisien,
disiplin, dan administrasi lab yang baik pula.
BAB II
PEMBAHASAN
A
Pengertian menejemen
laboratorium
Pengelolaan Laboratorium (Laboratory Management)
adalah usaha untuk mengelola Laboratorium. Bagaimana suatu Laboratorium dapat
dikelola dengan baik sangat ditentukan oleh beberapa faktor yang saling
berkaitan satu dengan yang lainnya. Beberapa alat-alat lab yang canggih, dengan
staf propesional yang terampil belum tentu dapat beroperasi dengan baik, jika
tidak didukung oleh adanya manaJemen Laboratorium yang baik. Oleh karena itu manajemen
lab adalah suatu bahagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan Laboratorium.
Suatu manajemenlab yang baik memiliki sistem organisasi yang baik, uraian kerja
(job description) yang jelas, pemanfaatan fasilitas .yang efektif, efisien,
disiplin, dan administrasi lab yang baik pula.
B
Manajemen laboratorium
Untuk mengelola Laboratorium yang baik kita harus mengenal
perangkat-perangkat apa yang harus dikelola. Perangkat-perangkat manajemen lab
itu adalah :
1
Tata ruang (lab lay out)
2
Alat yang baik dan terkalibrasi
3
Lab. Infrastruktur
4
Lab.
Administrasi
5
Lab. Inventory
& Security
6
Lab. Safety Use
7
Lab. Organisasi
8
Budget-fasilities
9
Disiplin yang
tinggi
10 Skill
(Keterampilan)
11 Peraturan
Dasar
12 Penanganan
masalah Umum
13 Jenis-jenis pekerjaan.
Semua perangkat-perangkat ini jika dikelola secara optimal, akan
memberikan optimalisasi manajemen lab yang baik. Dengan demikian manajemen lab
itu adalah suatu tindakan pengelolaan yang komplek dan terarah, sejak dari
perencanaan tata ruang (lab-lay-out) sampai dengan semua perangkat -perangkat
penunjang lainnya. Semua perangkat- Makalah Pelatihan Manajemen Laboratorium
1 perangkat tersebut sebagai pusatnya (core activities) adalah Tata Ruang
(Lab Lay Out)
C
Rincian kegiatan masing-masing
1
Tata Ruang (Lab lay out)
Untuk tata ruang, sebaiknya ditata sedemikian rupa sehingga lab dapat
berfungsidengan baik. Tata ruang yang sempurna, dimulai sejak perencanaan
gedung pada waktu dibangun. Tata ruang yang baik harus mempunyai :
a. Mempunyai pintu masuk (in)
b. Mempunyai pintu keluar (out)
c. Mempunyai pintu darurat (emergency-exit)
d. Ruang persiapan (preparation-room)
e. Ruang peralatan (Lab-room)
f. Ruang penangas (fume)
g. Ruang penyimpanan (storage - room)
h. Ruang staff (Staff-room)
i.
Ruang seminar (seminar-room)
j.
Ruang bekerja (Activiting-room)
k. Ruang gudang (storage-room) l. Lemari glass
(glass-room)
l.
Lemari alat-alat optic (opticals-room)
m. Pintu jendela diberi kawat kassa, agar
serangga dan burung tidak dapat masuk
n. Fan (untuk dehumidifier)
o. AC-room untuk alat-alat tertentu yang
memerlukan AC-system.
2
Alat yang Baik dan
Terkalibrasi
Pengenalan
peralatan Lab adalah merupakan hal yang harus diketahui dengan pasti oleh
setiap petugas Lab yang akan mengoperasikan alat tersebut. Setiap alat yang
akan dioperasikan itu harus benar-benar dalam kondisi :
a. Siap untuk
dipakai (Ready for use)
b. Bersih
c.
Terkalibrasi
d. Tidak
rusak
e. Beroperasi dengan baik
Peralatan yang ada juga harus disertai dengan buku petunjuk
(manual-operation) mana tahu sesewaktu ada kerusakan kecil/atau kerusakan
besar, maka buku manual ini akan dapat dimanfaatkan oleh technician/technisi
lab. Technisi Lab yang ada harus senantiasa berada di tempat, karena setiap
kali peralatan dioperasikan kemungkinan alat tidak beroperasi dengan baik dapat
terjadi. Bagi petugas Lab maupun tenaga skill yang ada. dengan adanya Manajemen
Laboratorium yang baik akan tercipta pekerjaan yang mantap.Beberapa peralatan
Lab yang dimiliki kiranya dapat disusun secara teratur pada suatu tempat
tertentu/rak atau pada pelataran (bench) yang disediakan. Peralatan berfungsi untuk
melakukan suatu kegiatan pekerjaan, penelitian atau studi tertentu yang menghendaki
adanya bantuan peralatan. Karenanya alat-alat ini harus stand-by, sewaktuwaktu dapat
dipakai segera. Untuk itu alat-alat Lab harus dalam keadaan yang baik. Alatalat
ini disusun secara teratur, sesuai dengan fungsinya
masing-masing.Kelompokkanlah alat-alat ini dalam kelompok yang aman dan
terkendali. Setelah habis dipakai kembali dibersihkan dan disusun seperti
semula. Semua alat-alat ini sebaiknya diberi cover/penutup (misal plastik
transparant), terutama bag! alat-alat yang memang memerlukannya. Alat-alat yang
tidak ada penutupnya akan cepat berdebu, kotor dan akhirnya dapat merusak alat
yang bersangkutan.
a. Untuk alat-alat glass (Glassware)
Alat-alat glass harus dalam keadaan bersih. apalagi yang sesewaktu
sering dipakai. Untuk alat-alat gelas yang memerlukan sterilisasi, sebaiknya di
sterilisasi sebelumdipakai. Semua alat-alat glass ini harus ada lemari khusus.
b. Untuk bahan - bahan kimia
Untuk bahan-bahan kimia yang bersipat asam,
dan alkalis sebaiknya ditempatkan pada ruang/kamar fume (untuk mengeluarkan
,gas-gas yang mungkin timbul). Demikian juga untuk bahan-bahan yang mudah
menguap. Pada ruangan fume ada fan, agar udara/uap yang ada dapat dipompa
keluar. Botol-botol bahan kimia yang berwama coklat/gelap tidak boleh kena
sinar matahari, sebaiknya ditempatkan pada lemari khusus.
c. Alat-alat mikroskop
Alat-alat mikroskop dan alat-alat optik
lainnya harus disimpan pada tempat yang kering dan tidak lembab. Kelembaban
yang tinggi akan menyebabkan lensa-lensa akan berjamur. Jika jamur ini banyak,
maka mikroskop akan rusak dan tidak dapat dipakai sama sekali. Sebagai tindakan
pencegahan, tempatkan mikroskop dalam kotaknya, plus ada sachet silica-gelnya,
dan sebelum disimpan harap dichek kembali agar tetap bersih. Tempatkan
mikroskop ini dalam lemari-lemari khusus yang senantiasa tidaklembab. Untuk
lemari periu diberi lampu pijar (15 - 20) watt, agar ruang ini tetap selalu
panas dan akan mengurangi kelembaban (dehumidifier-air). Alat-alat optic lainnya
seperti lensa pembesar (loupe), alat camera, microphoto-camera, juga dapat ditempatkan
pada lemari khusus yang tidak lembab atau dalam alat desiccator.
D
Organisasi laboratorium
Organisasi Lab adalah susunan personalia yang mengelola Lab tersebut.
Organisasi tersebut ditanggung jawabi sepenuhnya oleh Kepala Laboratorium. Kepala
Laboratorium harus bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang dilakukan dan
juga bertanggung awab terhadap seluruh peralatan yang ada. Para Asisten yang
berada dibawah kepala Lab juga harus sepenuhnya bertanggung jawab terhadap
semua pekerjaan yang dibebankan padanya. Disamping asisten, juga harus ada
tenaga teknisi tetap, yang bertugas di Laboratorium untuk menanggulangi adanya
kerusakan alat-alat Lab.
1. .Ketua Laboratorium
a. Memimpin dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan yamg
berada di laboratorium
b. Mengevaluasi dan membuat laporan berkala kepada Ketua
Jurusan
c. Melakukan pembinaan administrasi dan
manajemen kepada staf laboratorium
2. Dosen Pembimbing Praktikum
a. Memberikan pemahaman materi yang akan di praktikumkan
oleh praktikan.
b. Berkoordinasi dengan kepala laboratorium untuk materi
yang akan di praktikumkan.
c. Berkoordinasi dengan laboran untuk menentukan jadwal
post test beserta nilai
3. Asisten Praktikum
a. Berkoordinasi dengan ka. Lab dan laboran untuk
menentukan jadwal praktikum beserta nilai
b. Mengulang materi yang telah diberikan dosen untuk
dilakukan dalam praktikum.
c. Mendapingi praktikan selama melakukan praktikum.
4. Praktikan
a. Melakukan pembuktian teori yang telah didapatkan dalam
praktikum.
b. Mengambil data praktikum yang digunakan untuk pegangan
data post test
5. Laboran/Teknisi
a. Memelihara dan merawat semua peralatan yang ada di
laboratorium
b. Menjaga kebersihan dan ketertiban laboratorium
c. Melakukan penataan dan perapian semua barang
inventaris yang ada di laboratorium
d. Membantu segala kegiatan yang dilakukan di
laboratorium, baik pelayanan, pengembangan maupun pendokumentasian
E
Tata kerja laboratorium dan cara-cara yang baik
1.
Dalam keadaan sehat fisik dan mental.
2.
Mematuhi tata tertib praktikum dan berdisiplin dalam
keseluruhan kegiatan praktikum .
3.
Menjaga kebersihan baik ruangan maupun alat - alat selama praktikum .
4.
Meneliti jumlah dan keadaan alat-alat praktikum sebelum dan sesudah
praktikum selesai
5.
Dalam penimbangan, pengerjaan dan penulisan laporan harus sistematik ,
cermat dan teliti
6.
Jujur dalam semua tindakan , mulai dari pembuatan sampai penyerahan
hasil praktikum.
7.
Kreatif, misalnya sebelum memulai praktikum telah mempersiapkan komponen
–komponen pelengkap seperti menyiapkan wadah, tutup botol dll.
8.
Selama praktek bicara seperlunya supaya suasana tenang.
9.
Tunjukkan sikap dan penampilan percaya diri , tidak bingung dan tidak
ragu-ragu sehingga mampu bekerja dengan tenang.
10. Tidak ceroboh dalam menempatkan alat-alat
laboratorium , sehingga menimbulkan kecelakaan kerja seperti : ketumpahan
air panas atau memecahkan alat laboratorium.
11. Pada penyerahan hasil praktikum perhatikan
hal-hal dibawah ini :
a.
Wadah
apakah
wadah sudah bersih, sesuai (syrup dalam botol, salep dalam pot , dsb
b.
Etiket
berwarna putih untuk obat dalam dan biru untuk obat obat luar. Pada
etiket harus tercantum nomor resep, tanggal penyerahan resep, nama pasien, cara
pemakaian obat, paraf si pembuat resep.
c.
Signa atau penandaan
d.
Label
Tidak boleh diulang tanpa resep dokter (untuk
obat keras, narkotik dan psikotropik), Obat Luar, Kocok dahulu,dll.
Sebelum melakukan praktikum maka kita harus mentaati tata tertib yang
ada sesuai dengan point ke dua disebutkan bahwa cara kerja di laboratorium
yaitu Mematuhi tata tertib praktikum dan berdisiplin dalam
keseluruhan kegiatan praktikum .maka sesuai point kedua tersebut adapun
tata tertib di laboratotium adalah sebagai berikut:
1.
Praktikan harus hadir paling lambat 10 menit sebelum praktikum dimulai.
2.
Praktikan yang terlambat hanya boleh mengikuti praktikum atas izin
pengawas praktikum.
3.
Praktikan harus menggunakan seragam laboratorium (jas laboratorium)
selama praktikum berlangsung.
4.
Praktikan harus siap dengan peralatan dasar untuk praktikum (gunting,
tali, lem, wadah, serbet, dan lain – lain).
5.
Praktikan tidak diperkenankan mengikuti praktikum bila tidak atau belum
mengikuti responsi.
6.
Wajib memelihara ketenangan selama praktikum berlangsung.
7.
Keluar masuk ruangan harus seizin pengawas praktikum.
8.
Dilarang makan atau minum atau membawa makanan atau minuman dalam
laboratorium.
9.
Hanya boleh menggunakan meja praktikum sesuai dengan tempat yang telah
ditentukan untuk setiap praktikan.
10. Dilarang memindah peralatan praktikum dari
tempat semula.
11. Setelah selesai digunakan , semua bahan
praktikum harus dikembalikan pada tempatnya semula dalam keadaan rapi dan
bersih.
12. Semua bahan dan peralatan praktikum harus
digunakan dan diperlakukan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
13. Praktikan hanya boleh meninggalkan
laboratorium dengan seizin pengawas setelah semua bahan dan peralatan
praktikum dibersihkan / dibereskan sebagaimana mestinya.
14. Setiap kelompok praktikan harus menyusun
jadwal piket untuk memelihara kebersihan laboratorium.
15.
Pelanggaran tata tertib akan mengakibatkan sangsi tidak boleh mengikuti
praktikum.
BAB III
PENUTUP
A
Kesimpulan
Bagaimana mengelola Laboratorium dengan baik, adalah menjadi tujuan utama, sehingga
semua pekerjaan yang dilakukan dapat
berjalan dengan lancar. Untuk mencapai hal itu
perlu pengaturan yang terikat pada :
1
Jenis pekerjaan yang dilakukan.
2
Skill/tenaga kerja/laboran yang terlatih dan terampil
3
Alat/peralatan lab yang canggih dan beroperasi dengan baik
dan terkalibrasi
4
Safety Use (Keselamatan kerja)
5
Disiplin yang tinggi
6
Organisasi lab yang baik
7
Dana yang tersedia.
Dalam penanganannya harus dikelola oleh
Kepala Laboratorium yang ahli, terampil
dibidangnya dan berdedikasi tinggi serta
penuh tanggung jawab, termasuk peranan tenaga laborannya yang bertanggung jawab
atas semua kegiatan operasional yang dilakukan di laboratorium masing-masing.
DAFTAR
PUSTAKA
Zarthuro, Fathira. 2011, organisasi-manajemen-dan-strukturnya.
Diakses
tanggal 14 September 2011, pukul 09.08 WITA.
Bashar, Yazhid. 2013, makalah-manajemen-
laboratorium.
Diakses tanggal 28 November 2013, pukul
19.30 WITA.
Vhy, Devhy. 2013, makalah-manajemen-laboratorium.
Diakses tanggal 30 April 2013,
pukul 15.15 WITA.
Sinaga, Pandu. 2012, struktur-organisasi-laboratorium-terpadu.
Diakses tanggal 12 Mei 2012, pukul 12.30 WITA.
Clara, Amelia. 2013, Makalah_Tentang_Cara_Kerja_di_Laboratorium.
Diakses tanggal 11 Maret 2013, pukul 20.13 WITA.
Pada http://www.academia.edu/7376539/Makalah_Tentang_Cara_Kerja_di_Laboratorium.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar